Ketua umum dewan pimpinan pusat(DPP) lembaga masyarakat peduli Riau bersih (sikat perisih) " syekh muda Sabaruddin (Bastian Jambak) sangat geram atas tidak serius nya pimpinan pemerintah daerah baik dari menteri , sebagian nya juga dari aparat hukum / negara&gubernur,bupati / walikota seluruh Indonesia yakni atas arahan presiden Republik Indonesia" H.Prabowo subianto mengenai terkait penataan wajah kota khusus mengenai sampah dan kabel fiber optik yang semrawut yang tujuan nya guna mendukung penting nya estetika lingkungan dan kenyamanan publik.
Selain itu,hal tersebut juga mendukung program Bersih semesta dan gerakan Indonesia ASRI(Aman Sehat Resik Indah).pada hal himbauan presiden RI ini sudah jauh jauh hari disampaikan ke mereka yakni di bulan Januari 2026,yang intinya juga presiden RI menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah dan aparat(TNI/POLRI) diminta bergerak cepat dalam hal mengatasi tertib nya serta keindahan nya lingkungan .
soal nya baru daerah Cimanggis Depok yang bersungguh bersungguh melaksanakan perintah arahan presiden RI terkait tertib nya (pemutusan) kabel optik propvider milik perusahaan swasta yang masih keras kepala untuk diarahkan yang baik dan juga asal asalan pasang kabel nya sampai di Pasang (nempel) di tiang milik perusahaan negara (PLN) yang hasil setoran sewanya pun adanya dugaan keras bisa jadi tidak transparasi ke negara & publik"jelas Bastian Jambak ".
Selanjut nya,ketua umum DPP lembaga sikat perisih menyampaikan kepada presiden Republik Indonesia yang terhormat untuk tindak tegas bagi yang tidak menjalankan arahan atas pelaksanaan penertiban kabel optik provider ini.apa tunggu ada lagi korban jiwa baru di kerjakan dan guna nya juga untuk keindahan lingkungan.jadi bila jika hal menunggu menungu/ tidak cepat dalam bertindak,apakah perlu masyarakat / rakyat turun kelapangan untuk menertibkan(pemutusan)
Red (R.Y)