Kuak news com, Dumai Senin 19 Januari 2026.
Ketua umum dewan pimpinan
pusat (DPP) lembaga masyarakat peduli Riau bersih (Sikat Perisih)"
Bastian Jambak (syekh muda Sabaruddin ) saat ditemui awak media
menyampaiKan dengan tegas kepada seluruh pengurus bahwa kehadiran
organisasi ini hendak nya siap berkolaborasi dan bersinergitas dengan
pemerintah daerah ,aparat hukum / negara secara profesional
,intelektual.Dan selanjutnya juga untuk menjadi bagian sebagai
penyelesai masalah yang terbaik menuju win win solusi Pancasila
transparasi yang berbhineka tunggal Ika sehingga tercapainya bagi
kemajuan masyarakat dan kemajuan pembangunan daerah khusus nya terhadap
daerah daerah yang berada di seluruh propinsi Riau .
Untuk itu
juga,ketua umum DPP lembaga sikat perisih menghimbau dan mengajak
seluruh pengurus agar menjaga nama baik organisasi yang juga sebagai
kontrolisasi hukum sosial masyarakat, hendaknya di dalam setiap
penyelesaian masalah itu lakukan secara profesional dan intlektual
sesuai yang didasari hukum pada UUD 1945 dan landasan ideologi Pancasila
negara Republik Indonesia.
Mari kita dukung sepenuh nya
kebijakan program baik pemerintah yakni pemerintahan negara / pusat
maupun juga terhadap pemerintahan daerah dan termasuk aparat hukum /
negara dalam hal menjaga ketertiban dan keamanan menuju tercapainya
kemajuan masyarakat / pembangunan daerah yang baik dan kondusif,termasuk
juga terhadap investor investor baik itu dari Persero,BUMN ,maupun
juga swasta atau pun perorangan guna menuju kesejahteraan masyarakat.
Perlu
diketahui oleh seluruh pengurus juga bahwa organisasi lembaga sikat
perisih merupakan organisasi kemasyarakatan yang bukan mencari
perwujudan kompetisi melainkan mewujudkan kedamaian dengan berbaur
terhadap semua kalangan elemen masyarakat yakni menerapkan suatu
kesatuan persatuan yang kokoh dan solid menuju kemajuan bagi kita semua.
(Jangan ada perpecahan antar sesama kaum atau juga yang lain nya)
mari
kita saling asah,asih,asuh ataw saling mengingatkan/ menegur. Yaah
ternyata juga masih ngk bisa di ingatkan atau di tegur berarti perlakuan
yang tak baik pada dirinya seseorang itu berarti memang adalah penyakit
bukan sifatnya, yaah..siap siap terimalah resiko nya berarti ianya
tidak mau hijrah dirinya menuju kebajikan "jelas Bastian Jambak .
Editor (redaksi Riyan.S)